(kiriman : Rieska Astari)
Sebuah lagu sepanjang masa yang kita kenal, satu dari lagu-lagu favorit yang mudah membawa saya kepada hadiratNya… I need Thee ev’ry hour..
Ya Tuhan tiap jam ku memerlukanMu…Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh…
Setiap jam ya Tuhan, Dikau ku perlukan..Ku datang Juruselamat, berkatilah…
Tegar, itulah yang saya belajar dari Yetty. Saya katakan dia sahabat, karena memang orangnya sangat bersahabat dengan kondisinya saat ini yang telah dijamah Tuhan luar biasa. Walau belum lama mengenal, rasanya seperti sudah berkawan lama, karena keceriaannya dan keramahan sambutannya kepada orang-orang lain.
Yetty berada di Jakarta saat ini untuk setahun rencananya, setelah apa yang ia alami di Kota Padang, kota asalnya. September 2009 lalu, saat bencana merenggut banyak nyawa dan memporak-porandakan Padang, dia beserta suami dan satu dari kedua anaknya berada di dalam tempat tinggal mereka disana. Satu anaknya yang lain sedang studi di Malaysia.
Waktu ia mengkisahkan kesaksian ini di apartemennya, ia seolah sedang mentransfer kekuatan yang dahsyat yang ada pada dirinya yang sepertinya ditaruh “BHUM !” begitu saja oleh kuasa Tuhan.
PERISTIWA ITU TERJADI DI HADAPAN MATANYA
Hari itu, September 2009 Yetty dan suaminya pulang kantor lebih cepat untuk berkumpul bersama anaknya merayakan ulang tahun suaminya. Ia naik ke lantai atas rumahnya di sebuah ruko untuk bergegas untuk mandi. Tiba-tiba dirasakan gempa yang kuat menggoncang dan mereka berlari turun, dan sempat beberapa saat mencari-cari kunci folding gate rumahnya, namun pada saat kunci ditemukan, posisi folding gate sudah berubah dan sudah tidak lagi dapat dibuka kuncinya. Mereka bertiga diam sejenak, Continue Reading…
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]