“Jika anak biasa hidup dikecam dan dicela,
Kelak ia akan mudah menyalahkan orang lain.
Jika anak biasa hidup dalam permusuhan, Kelak ia kan mudah menentang dan melawan sesamanya.
Jika anak biasa hidup dicekam ketakutan, Kelak ia akan mudah ketakutan.
Jika anak biasa hidup dimanja, Kelak ia akan mudah memilih ketidakdewasaan.
Jika anak biasa hidup diolok-olok dan diejek. Kelak ia akan cenderung menjadi pemalu.
Jika anak biasa hidup dikelilingi perasaan iri, Kelak ia akan mudah merasa bersalah.
Jika anak biasa hidup serba dimengerti dan dipahami, Kelak ia akan menjadi orang yang sabar.
Jika anak biasa hidup diberi semangat dan dorongan, Kelak ia akan mempunyai percaya diri.
Jika anak biasa hidup banyak dipuji, Kelak ia akanĀ menghargai orang lain.
Jika anak biasa hidup diterima oleh lingkungannya, Kelak ia akan dapat mencintai.
Jika anak biasa hidup tanpa banyak dipersalahkan, Kelak ia akan mudah menjadi diri sendiri.
Jika anak biasa hidup mendapat pengakuan dari sekelilingnya, Kelak ia akan mempunyai sasaran dalam tindakannya.
Jika anak biasa hidup jujur, Kelak ia kan membangun percaya diri.
Jika anak biasa hidup diperlakukan adil, Kelak ia akan mudah memahami orang lain.
Jika anak biasa hidup dengan rasa aman, Kelak ia akan dapat menikmati hidupnya.”
























