ANNOUNCEMENT (7)
AoG CWS KGP MINISTRIES (3)
ARTICLES (585)
BERITA DUKA (12)
BUSINESS & MANAGEMENT (50)
CellGroup (9)
CONTEMPORARY THEOLOGICAL ISSUES (21)
GiCC (4)
Joshua-Caleb's Ministry (1)
LIVING WATER (37)
MARTYRS' STORIES (1)
Mission (18)
PASTOR's NOTE (25)
PRAISE AND WORSHIP (20)
SERMON OUTLINE (2)
Social (8)
Sunday School (61)
Women's Ministry (5)
Youth CLUB (51)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
30 Jun, 2009 1 Comment
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Pilih Siapa? Pilih Mega or SBY or JK? Gereja tidak bisa mengatakan siapa yang harus dipilih karena menyangkut hak bebas orang dan pelatihan kepada kecerdasan individu dan tanggung jawab. Setiap calon Presiden ini, menurut paparan visinya, telah membuat pilihan bukanlah di antara yang jelek dan jahat, sebab kesemuanya punya kelebihan dan memusatkan diri kepada “pengentasan kemiskinan” sebagai tema umum mereka. Dan ini pertanda baik!
Gereja tidak seharusnya menganjurkan pemilihan calon presiden berdasarkan keagamaan, ancaman keagamaan, atau keuntungan keagamaan dalam situasi seperti sekarang ini. Walaupun Continue Reading…
30 Jun, 2009 3 Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Selama 5 bulan belakangan, mereka yang menjadi teman dan pembantu Obama di White House secara diam-diam mengunjungi gereja-gereja lokal dan meneliti kotbah-kotbah para pendeta yang prospektif untuk mencari sebuah gereja yang tidak kontroversial dan baru – sebagai gereja yang akan biasa mereka kunjungi setiap minggu. Obama bahkan mencontohkan dirinya sendiri , mengunjungi gereja 19th Street Baptist pada akhir pekan sebelum pelantikannya dan merayakan Paskah di gereja Episkopal St. John.
Sekarang, dalam sebuah gerakan yang tidak diduga, Obama telah mengatakan kepada pegawai- Continue Reading…
28 Jun, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Orang berhenti dari pelayanan dengan banyak sebab dan alasan! Tetapi mengetahui alasan dan sebabnya tidaklah sepenting mengatasi akar permulaan mengapa semua itu muncul secara tiba-tiba. Apa yang muncul secara tiba-tiba berasal dari penumpukkan dan pembiaran yang kita sendiri lakukan.
Jika anda teliti kejatuhan Yudas Iskariot anda menemukan semacam pola. (keinginan, rencana, aksi – Yakobus 1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila Continue Reading…
27 Jun, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Tahun 2007, Kelapa Gading dan sekitarnya dilanda hujan besar yang mendatangkan banjir besar menggenangi hampir keseluruhan wilayah. Keluarga ibu Lisa tinggal di Gading Griya. Air sudah menggenangi dalam rumah sekitar 1 meter. Semua barang diangkat ke lantai dua di mana sebuah Continue Reading…
27 Jun, 2009 4 Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Kematiannya adalah kematian yang menyedihkan bagi mereka yang kenal dekat dengannya. Anda mungkin tidak menyukai stylenya – bahkan banyak orang beragama yang menyebutnya bahwa ia lebih mirip ’setan’ dari pada ’saint’ (orang suci). Tapi, iIa adalah seorang hebat untuk jamannya. Ia legendaris, itu sebabnya banyak yang menginginkan kesudahannya. Jika anda dengar kesaksian teman-temannya dan mereka yang pernah bekerja dengannya, anda harus mengakui bahwa hidupnya masih lebih ‘mulia’ dari kita-kita.
Setelah membaca rangkaian tuduhan terhadap Michael Jackson (anda dapat membacanya dalam versi bahasa Inggris di http://surftofind.com/jackson), saya berpendapat bahwa ia adalah orang baik yang kemudian disengsarakan oleh Continue Reading…
26 Jun, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Post date: 18 Jun 2006 – by: Juwono S. – Posted in: Nation
(Saya nilai ini adalah tulisan TERBAIK yang menjelaskan tentang Pancasila. Semoga tulisan dalam bahasa Inggris bpk. Juwono Sudarsono akan menerangi wawasan kebangsaan kita menjelang Pilpres 8 Juli Nanti)
It’s a measure of our times of political transition that the debate about Pancasila as state identity (dasar negara) continues even after President Yudhoyono’s reaffirmation of the precepts as the “fundamental basis of our national life” on June 1, 2006, at the 61st anniversary of the birth of Pancasila speech proclaimed by the late President Soekarno on June 1, 1945, a few months before Indonesia’s declaration of independence on August 17, 1945. President Yudhoyono emphasized the need to fulfill the basic consensus since 1945: Pancasila, the 1945 Constitution, The Unitary State of Indonesia, Diversity in Unity.
Some Islamist groups had alarmed minority and non-Islamic communities with their fervent call for a stricter adherence to a more Islamic precept of social, economic and political life by pushing for an all-encompassing official restriction on “amoral and lewd” behavior, giving rise to fears that other communities will have to be subjected to legal norms contravening their respective personal and Continue Reading…
26 Jun, 2009 1 Comment
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
M. Masad Masrur (05-2008)

Topik yang bisa menghubungkan antara masalah nasionalisme dan kewarganegaraan adalah isu multikulturalisme, dimana dunia ini penuh dengan Continue Reading…
26 Jun, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Saya mengkhususkan diri membicarakan tentang uang, duit, dan money dalam kaitan dengan para Hamba Tuhan. Sebab jika seorang hamba Tuhan tidak bisa dipercaya dalam integritasnya dalam soal uang, ia sudah kehilangan otoritasnya untuk tampil di muka orang banyak. Uang menjadi isu sensitif bukan hanya menyangkut hamba Tuhan pria, tetapi juga hamba Tuhan wanita, istri hamba Tuhan, atau keluarga hamba Tuhan.
Uang diperlukan, tetapi uang membawa simbol-simbol tertentu: kesenangan, kekuasaan, kekuatan, kebergantungan, dsb. yang melekat kepada para Continue Reading…
Copyright © AoG CWS Kelapa Gading