aa-74

Ia memang hebat dalam berpidato. Sambutan terhadap pidatonya bahkan terkesan melewati batas protokoler jika seorang presiden berpidato. Hebat dan mengesankan! Apa yang diungkapkan kepada umum (in public) adalah apa yang dibahas di ruang tersendiri (in private).

Sebagai bangsa Indonesia harusnya kita ikut berbangga. Obama menyebut Indonesia paling tidak dua kali (rasanya ia menyebut tentang negeri kita 3 kali). Ia menyebut tentang masa kecilnya dan melihat toleransi agama terjadi di Indonesia. Obama tidak melupakan pengaruh masa kecilnya sekalipun ia adalah Presiden Amerika.

aa-75

Ia secara cerdas mengutip ungkapan dalam Qur’an tetapi mendasari pemikiran dengan pengaruh kekristenannya.

Pidatonya selama hampir 1 jam tanpa teks adalah pidato yang mengagumkan. Sangat jelas dan sistematis runtut berpikirnya. Ada 7 pokok yang ia sentuh yang saya catat pokok-pokoknya. Ia menjelaskan pendirian-pendirian Amerika dengan sangat jelas. Bahkan sulit untuk melawan argumentasinya jika ia sedang dalam ruang perdebatan. Ia menjelaskan pendirian-pendiriannya dengan bahasa dan ungkapan yang jitu dan praktis.

1. Tentang Ekstrimisme yang harus dilawan bersama-sama dan hak setiap negara untk melindungi warga negaranya

2. Tentang Israel dan Palestina agar keduanya bisa berdiri sebagai negara

3. Tentang Senjata Nuklir dan keinginan agar tidak ada negara yang memiliki nuklir di masa depan (bebas senjata pemusnah masal)

4. Demokrasi di mana toleransi dan kompromi dilakukan. Menghargai minoritas.

5. Kebebasan beragama dimana tiap-tiap agama

6. Kesetaraan wanita – terutama dorongan agar wanita mengambil pendidikan tinggi

7. Perkembangan ekonomi dan kesempatan

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post