A-195

Iran berada dalam situasi yang sama sekali di luar dugaan. Sekali lagi, ini menarik perhatian dunia. Apa yang bakal terjadi ke depan sulit diprediksi. Seberapa solidpun gambaran orang tentang Iran yang bersatu, Kotak Pandora sudah terbuka, maka sejak hari ini … Iran will not be the same.

Pemuda Iran yang diperkirakan membentuk 60% penduduk Iran menunjukkan ‘kemerdekaan’ mereka atas simbol agama yang selama ini terkesan sangat kuat di Iran. CNN mengisahkan dari sejak keruntuhan Shah Iran yang kemudian disusul dengan terbentuknya figur Ayatollah Khomeini yang sangat berotoritas, lalu diserukannya agar masyarakat meningkatkan kelahiran biologis sehingga jumlah orang Iran bertambah secara signifikan. Seruan itu diikuti dengan dorongan agar para pemuda memasuki pendidikan tinggi.

Dan kini, mereka yang berpendidikan tinggi tersebut berada di jalan-jalan memprotes hasil pemilu yang tidak mewakili keinginan mereka untuk perubahan. Pemimpin tertinggi Iran sudah turun tangan dan berbicara agar protes dihentikan. Media asing mendapat peringatan, dan tidak boleh menyiarkan sesuatu tanpa seijin pemerintah Iran. Tetapi youtube terus menerus menerima kiriman gambar-gambar dari mereka yang berhasil membobol tameng dan filter pemerintah atas internet.

A-196

Baik mereka para ahli dalam negeri Iran maupun luar negeri yang bersimpati, mengajarkan kepada para pemuda cara termudah membobol tameng pemerintah yang membatasi jalur internet. Tidak heran maka berita tentang Iran terus mengalir.

Para pemuda merasakan ada yang tidak sinkron selama ini. Dan hal inilah yang harus jadi perhatian kita. Demokrasi adalah efek pendidikan tinggi. Demokrasi adalah inherent dalam pendidikan. Pendidikan mengandung kekuatan yang memerdekakan orang. Pendidikan selalu merangkul kebebasan. Tetapi untuk situasi Iran dengan negeri agamis yang sangat kuat, para pemuda merasakan bahwa otoritas pemimpin agama sudah bukan lagi satu-satunya yang harus ditakuti. Apa yang ditunjukkan oleh para pemuda, lebih dari istilah anarkis.

Bagi dunia pada umumnya itu adalah sebuah pengumuman bahwa kemerdekaan yang sesungguhnya tidak bisa terus menerus dalam payung otoritas pemimpin agama. Para pemuda itu jelas masih akan setia kepada agama mereka. Yang kini membedakan adalah bahwa mereka makin menyandingkan dan mengawinkan antara agama dan kemerdekaan pribadi. Inilah yang masih baru bagi Iran.

Selama ini kemerdekaan masih berada dalam lingkup dan parameter yang ditentukan oleh para pemimpin agama. Kini tafsir direbut oleh para pemuda, dan mereka merasa berhak untuk menafsirkan sampai dimana otoritas agama menguasai hidup mereka. Kebebasan Ahmadinejad untuk berbicara di berbagai forum, telah mendapatkan bentuk sesungguhnya. Ia sendiri pasti terkejut dengan apa yang terjadi sekarang. Memang, kemerdekaan dan kebebasan bukan milik Ahmadinejad seorang, tetapi milik setiap orang, yang kini diwakili para pemuda Iran.

Sekalipun para pemuda itu daat diredakan, tetapi pemerintah Iran akan menyadari sesuatu sejak kini, bahwa para pemuda mereka membutuhkan bentuk baru kepemimpinan.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: -1 (from 1 vote)
Share This Post