ANNOUNCEMENT (7)
AoG CWS KGP MINISTRIES (3)
ARTICLES (588)
BERITA DUKA (12)
BUSINESS & MANAGEMENT (50)
CellGroup (9)
CONTEMPORARY THEOLOGICAL ISSUES (21)
GiCC (4)
Joshua-Caleb's Ministry (1)
LIVING WATER (37)
MARTYRS' STORIES (1)
Mission (18)
PASTOR's NOTE (25)
PRAISE AND WORSHIP (20)
SERMON OUTLINE (2)
Social (8)
Sunday School (61)
Women's Ministry (5)
Youth CLUB (51)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
26 Jun, 2009
ARTICLES
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Saya mengkhususkan diri membicarakan tentang uang, duit, dan money dalam kaitan dengan para Hamba Tuhan. Sebab jika seorang hamba Tuhan tidak bisa dipercaya dalam integritasnya dalam soal uang, ia sudah kehilangan otoritasnya untuk tampil di muka orang banyak. Uang menjadi isu sensitif bukan hanya menyangkut hamba Tuhan pria, tetapi juga hamba Tuhan wanita, istri hamba Tuhan, atau keluarga hamba Tuhan.
Uang diperlukan, tetapi uang membawa simbol-simbol tertentu: kesenangan, kekuasaan, kekuatan, kebergantungan, dsb. yang melekat kepada para pemegangnya. Orang yang memfokuskan diri pada uang mendapat predikat diri yang buruk, walaupun semua orang juga bekerja untuk mendapatkan uang. Kita bisa membedakan mana orang yang mencari uang untuk tujuan yang lebih besar, mana orang yang mengorbankan nama baik, diri dan kehormatannya demi uang.
Uang adalah alat, bukan tujuan!

Bagaimana bisa seorang Hamba Tuhan atau pendeta, rohaniwan kehilangan integritasnya dalam soal uang? Begini, sama seperti sebuah pohon dikenali dari buahnya, maka seseorang akan dikenal dari apa yang dilakukannya dan dari apa kata orang tentangnya.
Sekedar tips: biasanya jika anda bukan pelaku ‘kejahatan’ dalam soal uang, maka berita tentang tuduhan keuangan dapat sampai kepada anda dengan cepat. Tetapi jika anda adalah pelaku ‘kejahatan’ dalam soal uang, berita jelek tentang anda tidak akan terdengar ke telinga anda. Semuanya berlangsung di belakang telinga anda.
Sekalipun bisa saja seorang Hamba Tuhan diterpa isu tentang uang, hanya sekelilingnya dan waktu yang dapat membuktikan benarkan tuduhan tersebut. Untuk menghadapi tuduhan soal uang yang tidak benar, saran saya seorang Hamba Tuhan harus tenang jika ia yakin tidak melakukan. Percuma menghabiskan waktu untuk membuktikan, sebab anda akan dirugikan dalam banyak hal. Ambil saja sebuah sikap untuk membiarkan Tuhan membela anda, lalu tetaplah hidup sewajarnya sehingga anda kelihatan tidak terganggu.
Orang dapat menyatakan apa saja tentang anda, tetapi berjanjilah untuk menggunakan setiap umpan mematikan sebagai makanan bagi jiwa anda dengan cara: membiarkan sekeliling anda yang menjawab tuduhan tersebut.
Bagaimana seorang Hamba Tuhan jatuh dalam soal keuangan?
1. Suka meminta uang secara langsung
2. Suka meminjam uang
3. Mengumumkan kebutuhan pribadi secara terselubung
4. Menguasai keuangan gereja tanpa kesediaan untuk diawasi

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk anda. Tuhan memberkati!
Copyright © AoG CWS Kelapa Gading