A-35A-39

Saya mengkhususkan diri membicarakan tentang uang, duit, dan money dalam kaitan dengan para Hamba Tuhan. Sebab jika seorang hamba Tuhan tidak bisa dipercaya dalam integritasnya dalam soal uang, ia sudah kehilangan otoritasnya untuk tampil di muka orang banyak. Uang menjadi isu sensitif bukan hanya menyangkut hamba Tuhan pria, tetapi juga hamba Tuhan wanita, istri hamba Tuhan, atau keluarga hamba Tuhan.

Uang diperlukan, tetapi uang membawa simbol-simbol tertentu: kesenangan, kekuasaan, kekuatan, kebergantungan, dsb. yang melekat kepada para pemegangnya. Orang yang memfokuskan diri pada uang mendapat predikat diri yang buruk, walaupun semua orang juga bekerja untuk mendapatkan uang. Kita bisa membedakan mana orang yang mencari uang untuk tujuan yang lebih besar, mana orang yang mengorbankan nama baik, diri dan kehormatannya demi uang.

Uang adalah alat, bukan tujuan!

A-38

Bagaimana bisa seorang Hamba Tuhan atau pendeta, rohaniwan kehilangan integritasnya dalam soal uang? Begini, sama seperti sebuah pohon dikenali dari buahnya, maka seseorang akan dikenal dari apa yang dilakukannya dan dari apa kata orang tentangnya.

Sekedar tips: biasanya jika anda bukan pelaku ‘kejahatan’ dalam soal uang, maka berita tentang tuduhan keuangan dapat sampai kepada anda dengan cepat. Tetapi jika anda adalah pelaku ‘kejahatan’ dalam soal uang, berita jelek tentang anda tidak akan terdengar ke telinga anda. Semuanya berlangsung di belakang telinga anda.

Sekalipun bisa saja seorang Hamba Tuhan diterpa isu tentang uang, hanya sekelilingnya dan waktu yang dapat membuktikan benarkan tuduhan tersebut. Untuk menghadapi tuduhan soal uang yang tidak benar, saran saya seorang Hamba Tuhan harus tenang jika ia yakin tidak melakukan. Percuma menghabiskan waktu untuk membuktikan, sebab anda akan dirugikan dalam banyak hal. Ambil saja sebuah sikap untuk membiarkan Tuhan membela anda, lalu tetaplah hidup sewajarnya sehingga anda kelihatan tidak terganggu.

Orang dapat menyatakan apa saja tentang anda, tetapi berjanjilah untuk menggunakan setiap umpan mematikan sebagai makanan bagi jiwa anda dengan cara: membiarkan sekeliling anda yang menjawab tuduhan tersebut.

Bagaimana seorang Hamba Tuhan jatuh dalam soal keuangan?

1. Suka meminta uang secara langsung

  • Jenis ini biasanya orang yang berani terang-terangan meminta karena ada kebutuhan. Yang buruk adalah ketika seorang hamba Tuhan menyampaikan secara terang-terangan bahwa ia punya kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan kepada gereja dan para pemimpin melainkan kepada orang-orang tertentu. Ini menghancurkan kredibilitas anda jika anda melakukannya. Orang bisa saja membantu anda, tetapi dalam pikiran mereka mereka menilai anda berbeda sejak hari itu
  • Lebih aman seorang Hamba Tuhan mengungkapkan kekurangan dan kebutuhan kepada para pemimpin dalam gereja secara terbuka misalnya dalam sebuah rapat. Jika tidak berani, berarti anda sendiri kurang yakin apakah yang akan anda ungkapkan itu valid.
  • Latihlah keluarga anda untuk ‘mengharamkan’ cara-cara apapun untuk meminta-minta atas kebutuhan pribadi dan keluarga anda, kecuali kepada saluran yang semestinya yaitu para pemimpin dalam rapat.

2. Suka meminjam uang

  • Sekalipun anda membayarnya, sekalipun anda tepat waktu, anda kehilangan kredibilitas anda ketika anda berdiri di hadapan orang dan berkata bahwa Allah berkuasa membuka jalan. Mereka tahu anda ternyata menyelesaikan kebutuhan anda dengan meminjamnya dari mereka.
  • Terutama ketika anda ternyata tidak membayar sesuai janji, anda kehilangan kredibilitas dan kehormatan anda sebagai Hamba Tuhan
  • Tindakan ini, apapun alasannya, langsung meruntuhkan persepsi positif dalam diri orang lain tentang anda.

3. Mengumumkan kebutuhan pribadi secara terselubung

  • Mengumumkan di mimbar adalah tindakan yang mesti ekstra hati-hati. Sebab jika anda dapat melakukannya, maka orang lain juga harus dibolehkan melakukannya. Cerita sedih, permintaan doa, dsb. dapat menjadi alat untuk menyatakan ‘minta’.
  • Jangan pikir bahwa orang tidak tahu yang anda maksudkan. Jika anda bisa tahu bhw orang lain yang menyampaikan kisah tertentu artinya sedang ‘minta’ maka sadarlah bahwa orang lain juga tahu yang anda lakukan
  • Mengirimkan SMS sambil memberitahukan anda akan bepergian pada tanggal tertentu, orang tua anda yang sakit di kampung, dsb. adalah ‘pengumuman permintaan uang’ (ingat saya sedang bicara dalam konteks seorang hamba Tuhan) Sekalipun anda ingin melakukannya dengan tulus, lebih baik tunda keinginan mengirimkan SMS, cukup beritahukan para pemimpin. Itu sudah cukup! Jika Tuhan tidak setuju, maka Ia tidak akan membuka jalan untuk anda!

4. Menguasai keuangan gereja tanpa kesediaan untuk diawasi

  • Awal kejatuhan lain seorang hamba Tuhan adalah tidak bersedianya ia diawasi dalam soal keuangan gereja. Di beberapa denominasi, semua persembahan persepuluhan dikelola langsung oleh gembala sidang. Sehingga biasanya sulit menyusun rencana pertanggung jawaban jika keuangan dikelola langsung olehnya. Hanya saja,kita perlu merenungkan secara dalam benarkah sistem yang mengatakan bahwa semua persembahan dan persepuluhan dikelola langsung oleh gembala adalah baik untuk seorang hamba Tuhan? Apa yang kita anggap menguntungkan sekarang ini, dapat menghancurkan di masa depan.

A-39

  • Seorang Hamba Tuhan sebaiknya, menghindarkan mengurus keuangan secara langsung. Ia dilatih di Sekolah Alkitab atau Seminari bukan untuk menjadi akuntan dan memegang buku keuangan gereja. ia dilatih untuk bersentuhan langsung dengan realita pelayanan yaitu orang-orang. Serahkan kepada ahlinya. Semakin dekat uang ditangan anda, lihatlah bagaimana sifat dan karakter berkuasa anda akan berubah. Berhati-hatilah dalam soal keuangan gereja

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk anda. Tuhan memberkati!

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post