ANNOUNCEMENT (7)
AoG CWS KGP MINISTRIES (3)
ARTICLES (585)
BERITA DUKA (12)
BUSINESS & MANAGEMENT (50)
CellGroup (9)
CONTEMPORARY THEOLOGICAL ISSUES (21)
GiCC (4)
Joshua-Caleb's Ministry (1)
LIVING WATER (37)
MARTYRS' STORIES (1)
Mission (18)
PASTOR's NOTE (25)
PRAISE AND WORSHIP (20)
SERMON OUTLINE (2)
Social (8)
Sunday School (61)
Women's Ministry (5)
Youth CLUB (51)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
30 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Amir Sjarifoeddin dilahirkan sebagai muslim tetapi melalui pendidikannya di Belanda ia berkenalan dengan Injil Kristus kemudian ia menjadi seorang pengikut Kristus. Figur Amir Sjarifoeddin ‘dipulihkan’ kembali melalui sebuah buku yang baru saja diterbitkan setelah pada tahun 1984 Pemerintah melarang buku dengan isi yang sama diterbitkan dan dibaca masyarakat. Buku berjudul “Amir Sjarifoeddin: Tempatnya dalam Kekristenan dan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia” yang dituliskan oleh Frederiek Djara Wellem.
Dalam pembukaan buku tersebut, dituliskan sambutan keluarga besar Amir Sjarifoeddin dengan mengutip Roma 9:15,16. Ia bukan seorang pendeta, tetapi bagaimana ia mengajarkan istrinya tentang kerohanian, tekun membaca Alkitab, sampai-sampai ia ingin belajar bahasa Yunani. Menurut istrinya, dalam renungan-renungan maupun kotbah yang pernah dibawakannya, Amir Continue Reading…
28 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Berikut saya kutip 3 contoh bahwa benih terorisme telah membuat seorang yang alim, baik dan setia pada agama kemudian beralih menjadi pembunuh berdarah dingin. Ini ada di setiap agama. Jika agama disusupi oleh kepentingan tertentu, maka seperti Aloysius Pieris – teolog Sri Lanka bahwa dua wajah agama adalah memerdekakan dan menindas. Jika orang dikuasai oleh kekuatan tekstual dan perjuangan solidaritas – lalu menggunakan agama di dalamnya maka orang yang kelihatan ramah dapat mengubah diri menjadi sebagai berikut:
1. Dr. Baruch Goldstein adalah seorang Yahudi taat yang membunuh 30-an orang Muslim yang sedang salat di Hebron dengan memakai mitraliur. Ia adalah Continue Reading…
28 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Homo homini lupus artinya “Manusia sebagai serigala bagi yang lainnya.” Sekalipun kita adalah orang yang telah dilahirkan baru, karena kita hanya berada dalam lingkungan kita saja, sesama orang Kristen, kepentingan Kristen, bahasa dan terminologi Kristen, suasana Kristen maka tidak heran bahwa orang di luar kita memandang kita ‘sama’ saja dalam sikap kita terhadap mereka.
Jika kita perkecil ‘ruang’nya, maka kita akan temukan bahwa di antara kitapun dapat saja secara tidak sadar menjadi ‘serigala bagi sesama kita’. Karena konteks pekerjaan, kesukaan, perkembangan diri, untung rugi, posisi dan cita-cita kita biasanya hanya tentang diri kita, bukan tentang orang lain. Akibatnya sesama Continue Reading…
28 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
28 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Sebuah buku yang diterbitkan tahun 2007 yang berisi kritik kepada agama, yang dituliskan oleh Christopher Hitchens, dipublikasi di Inggris dengan judul God is not Great: The Case Against Religion.
Hitchens berujar, “Tak ada gunanya kita beragama. Agama telah meracuni semuanya.” Sebagai komentar setelah kejadian 11 September 2002 yang menimpa menara kembar di New York Amerika.
Ia berpendapat bahwa agama yang terorganisir adalah “mengandung kekerasan, irasional, tidak toleran, terkait dengan rasisme, tribalisme dan fanatik, ditanamkan dalam ketidak pahaman dan permusuhan atas analisa Continue Reading…
28 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div

Tanggal 13 Oktober 2007, 138 Pemimpin Muslim dunia mengirimkan sebuah seurat yang diberikan judul ‘A Common Word Between Us and You’ kepada pemimpin-pemipin Kristen dunia. Yang kemudian diresponi sangat positif dalam membangun dialog antara Islam-Kristen. Berikut petikan dalam bentuk singkatnya:
In the Name of God, the Compassionate, the Merciful
A Common Word between Us and You
(Summary and Abridgement)
Muslims and Christians together make up well over half of the world’s population. Without peace and justice between these two religious Continue Reading…
28 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Tgl. 27 Nov. 09 dilangsungkan pernikahan pdt. Jansri Sinaga dan Wiwin di GSJA Batu – Malang. Pdt. Budi setiawan berkotbah dalam acara tersebut sedangkan pelaksanaan pernikahan dilakukan oleh pdt. MNL Tobing. Puji Tuhan! Acara berlangsung baik, sederhana dan menggembirakan.
26 Nov, 2009 No Comments
posted by Pdt. Budi Setiawan, M.Div
Seiring dengan kabar yang mengejutkan tentang terbunuhnya sejumlah jurnalis dan orang yang tidak bersalah di Maguindanao – Filipina Selatan membuat berbagai kalangan masyarakat dunia terutama para wartawan menyerukan investigasi khusus dan hukuman yang sepantasnya untuk otak dan para pelaku.
Kejadian yang menimpa para wartawan, penulis dan pengamat sosial kemasyarakatan, terutama para pembela Hak Asasi Manusia di negara-negara yang memiliki kelompok garis keras yang suka memaksakan kehendak mereka atau dengan penguasa yang menggunakan kekuasaannya untuk menindas mereka yang menyuarakan hal-hal kritis.
Berikut ini saya terjemahkan sebuah kisah dari seorang jurnalis dan aktifis yang anaknya terbunuh karena usahanya untuk mengungkap praktek korupsi di Pakistan yang dituangkan dalam sebuah laporan di jurnal Ethics in Action, October 2009.
Baseer Naweed menemukan suatu operasi yang ‘gelap’ dari agen-agen intelijen Pakistan ketika anak lelakinya, Faraz Ahmed diculik, dianiaya dan Continue Reading…
Copyright © AoG CWS Kelapa Gading