Poligami, Monogami, dan Kontradiksi Modernitas

Oleh Ulil Abshar-Abdalla

D-032

Perkawinan ideal sebagaimana dikehendaki oleh Islam adalah monogami. Perkawinan poligami hanya fase antara untuk menuju ke fase ideal, yaitu monogami. Saya tak bisa menutup mata bahwa poligami disahkan oleh Islam, sekurang-kurangnya Islam dalam diskursus resmi. Tetapi, bagi saya, itu hanyalah “solusi temporer” Islam menuju kepada keadaan yang lebih ideal, yakni perkawinan dengan satu isteri.

Apa yang saya tulis ini sebetulnya sudah menjadi diksusi secara pribadi dengan sejumlah teman waktu saya masih di Jakarta dulu. Agar tak menimbulkan salah paham, saya akan mengemukakan posisi moral saya sejak awal. Saya tidak setuju terhadap praktek poligami. Dalam pandangan saya, perkawinan ideal sebagaimana dikehendaki oleh Islam adalah monogami. Perkawinan poligami hanya fase antara untuk menuju ke fase ideal, yaitu monogami. Saya tak bisa menutup mata bahwa poligami disahkan oleh Islam, sekurang-kurangnya Islam dalam diskursus resmi. Tetapi, bagi Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post

Keranjang Perdamaian

D-030

Pasca perang saudara yang membunuh sekitar 900.000 orang di Rwanda antara Suku Hutu dan Tutsi tahun 1994, berkumpullah sebagian kaum ibu dari kedua suku yang bertikai untuk memperbaiki masa depan mereka. Cara yang mereka pakai adalah dengan secara bersama-sama mereka membuat keranjang-keranjang yang dijual untuk mempropagandakan perdamaian di antara kedua suku. Begitu terkenalnya usaha tersebut sehingga harga keranjang buatan dari ibu-ibu itu ada  yang bisa mencapai ratusan dolar sebuahnya karena dibuat oleh dua pasang tangan yang Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post

Fakta-Fakta Tentang Militer Iran & Israel

Oleh Eric Margolis

D-029

Artikelnya yang ditulis tanggal 29 Juli 2008 mungkin adalah salah satu artikel terbaik di antara ratusan artikel yang ditulis oleh berbagai analis militer dan mereka yang tertarik dengan ketegangan yang muncul antara Israel dan Iran. Pada hari-hari ini sejumlah analis kembali memetakan kekuatan kedua negara dan segala kemungkinan ‘JIKA’ Israel benar-benar menyerang ladang nuklir Iran. Pernyataan pemerintahan Iran bahwa Iran akan melakukan sendiri segera pengayaan uranium sampai ke tingkat 20% telah menyulut ketegangan baru sampai-sampai ‘teman’ Iran yaitu Rusiapun turut gusar dan mengharapkan sanksi lebih keras terhadap Iran.

Komentar salah satu pemimpin militer  Israel:

Indeed, Lt. Gen. Gabi Ashkenazi, the Israeli Defense Forces’ (IDF) chief of staff, said at a December conference in Tel Aviv: “It’s up to the international community to act in a determined way to stop Iran’s nuclearization. … But at the same time we have the responsibility to prepare for any scenario in the event that international efforts do not succeed.” (source: Peter Brookes)

Para ahli nuklir berbagai negara memperkirakan bahwa dengan kemampuan pengayaan uranium ketingkat 20% maka kemampuan dan fasilitas nuklir Iran hanya tinggal seperempat jalan dari Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: -6 (from 8 votes)
Share This Post

KEBAKTIAN IMLEK CWS GADING (3)

A-9991

Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post

KEBAKTIAN IMLEK CWS GADING (2)

A-99

Sesaat sebelum pembagian angpao

Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post

KEBAKTIAN IMLEK CWS GADING (1)

A-1

Kebaktian Imlek 14 Februari 2010 diisi dengan pujian (Iing & Viny), doa untuk orang tua dan penjelasan tentang Imlek (Benny Tjoeng), Drama Imlek dengan Judul Tiu Se Te I yang berarti “melempar batu mendapat batu giok” dengan pemain: HENDI WIJAYA (Chang Yi), DEDDY HALIM (Jenderal Mang Mao), ACUNG/AGUNG STENLI (Kaisar Zhao), WONG JU JANG (Kaisar Wei), MARIA WONG (Permaisuri Wei),  FERRY WIRJAN (Kaisar Qin), LISTON SIAGIAN (Penasehat Qin), LUKAS WONG (Penasehat Zhao), MARCELLA dan CHRISTINA (Dayang-dayang), SULIS dan DANIEL SELA (tentara), dan pembaca acara HENNY APO

Many Special Thanks to Tante Leony dan Oom Bendix sehingga gereja kembali bisa didekor sebagaimana biasa dalam acara kebaktian Imlek di CWS Kelapa Gading. Tuhan memberkati.

Foto-fotonya sebagai berikut:

Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post

DRAMA LEGENDARIS “Melempar Batu Mendapat Giok”

D-021

Sebuah drama klasik yang menceritakan tentang 3 kerajaan (Qin, Zhao dan Wei) yang berintrik dan menyebabkan ketiganya nyaris berperang. Tetapi syukurlah jenderal Mang Mao dari kerajaan Wei mendapat hikmat Tuhan untuk menyelesaikan masalah dengan cara menghindari peperangan. Hikmat yang bagaimana yang didapat jenderal Mang Mao? Saksikan drama Imlek, Minggu 14 Februari 2010, pukul 08.00 – 09.30, di GSJA CWS Kelapa Gading,  blok B 22-25 Gading Bukit Indah.

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post

The importance of in-groups in Asian cultures

Asian Brand Strategy

from the book of Martin Roll

Asian cultures have a different conception of individuality, placing more emphasis on the way individuals are connected to the people around them : attending to the others, fitting in and living in harmony.
Many non-western cultures do not value a strict separation of the self from the family unit and the community. while in the west, individuals generally define themselves through certain individual talents, abilities and personality traits.
In many Asian cultures, people believe in the fundamental connectedness or interdependence of individual within the same in-group.
In most western cultures, people will have an independent self where the individual is the primary locus of consciousness.
In contrast, in cultures where the independent self dominates, it is better to think of the self as connected to others, as always within the context of others.
This concept of interdependent self is evident in Japan with the importance of Ie, which is often translated as family or household.
Continue Reading…

VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.6.9_936]
Rating: 0 (from 0 votes)
Share This Post
Improve the web with Nofollow Reciprocity.